Jangan Lupakan Hal Ini Pada Rem Cakram Mobil


Perangkat pengereman nyatanya harus dicek teratur keadaannya. Di luar penelusuran tiap 10 ribu km waktu perawatan periodik, skema pengereman harus diyakinkan kerja secara baik. 

Karena jika diacuhkan, salah-salah kerjanya terusik. Efeknya, susah untuk hentikan pergerakan mobil serta tentu saja meneror keselamatan. Ditambah lagi jika piringan cakram telah teroksidasi, selanjutnya mobil didiamkan dalam tempo yang lama, bisa-bisa membuat permukaannya berlubang. 

Untuk menangani itu Paling tidak ada tiga langkah gampang yang bisa dikerjakan, di bawah ini penjelasannya. 

1. Ubah kampas sesuai dengan saatnya 

Baiknya sesuai dengan saran buku servis, pada penggunaan normal, pergantian kampas rem dikerjakan setiap 60 sampai 70 ribu km untuk mobil manual. 

Sesaat pada mobil bertransmisi matik tiap 35 sampai 40 ribu km sekali, ini sebab mobil matik tidak memakai engine brake untuk perlambatan, tetapi cuma manfaatkan rem. 

Lihat usia gunakan kampas rem. Tetap ubah kampas rem sesuai dengan referensi OEM, baik untuk jarak waktu penggantiannya serta merk atau detail yang disarankan. 

2. Lihat tempat parkir 

Selanjutnya tidak kalah penting, yakinkan tempat parkir dalam kondisi kering walau keadaannya lembab. Tujuannya, jangan dibiarkan ban ditinggal dengan keadaan terbenang air, ditambah lagi dalam tempo lama. 

Jelas Danang, pada kondisi itu, oksidasi atau pemunculan karat pada cakram akan cepat berlangsung. Meskipun saat digerakkan kembali karat dapat terkikis, oksidasi yang berlebihan dapat membuat permukaan cakram tidak mulus . 

Yang menjadi permasalahan ialah saat oksidasi berkembang jadi korosi, menyebabkan piringan cakram berlubang (pitting) atau permukaannya jadi bopeng (scoring). 

3. Rencanakan kontrol periodik 

Paling akhir, sesuai dengan waktu pemakaian, piringan cakram dapat terkikis. Ini sebab kampas rem yang kotor. 

Sebab menyalip beberapa permukaan jalan, tidak ayal jika banyak kotoran intinya pasir melekat pada dinding kampas. Pasir yang turut bergesekan dengan cakram, lama kelamaan membuat permukaannya tidak rata. 

Memang gampangnya menangani ini dengan teratur menyemprotkan air bertekanan di bagian cakram, serta kampas rem agar kotorannya terlepas. Oleh karena itu, agar tidaklah terlalu kronis kerusakannya, sebaiknya kerjakan kontrol mudah di luar perawatan periodik. 

Dengan periodik, kerjakan peninjauan untuk lihat tingkat gerusan cakram (karena gesekan). Tanyakan ke bengkel sah bila jalur pada piringan kelihatan dalam.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jangan Lupakan Hal Ini Pada Rem Cakram Mobil"

Posting Komentar