Mengenali Fungsi, Prosedur, dan Efek Samping Tes Mantoux

Mengenali-Fungsi-Prosedur-dan-Efek-Samping-Tes-Mantoux

Tuberkulosis merupakan penyakit yang bisa menyerang organ mana pun dalam tubuh, terkhusus paru-paru. Penyakit ini bisa dengan mudah menular, melalui air liur yang tersembur dari penderitanya saat ia batuk ataupun bersin. Salah satu cara mendeteksi tuberkulosis adalah dengan menjalankan tes Mantoux. Berikut penjelasan mengenai prosedur dan efek samping tes Mantoux ini.
 

Prosedur Pelaksanaan Tes Mantoux 

Tes Mantoux yang berfungsi mendeteksi penyakit tuberkulosis dilakukan dengan menyuntikkan sejumlah zat kecil cairan yang disebut tuberculin pada kulit lengan. Setelah penyuntikan dilakukan, umumnya akan muncul benjolan kecil di permukaan kulit tersebut. 
 
Setelah sekitar 42 hingga 72 jam tes Mantoux ini dilakukan, maka dokter akan memeriksa perkembangan benjolan tersebut. Jika sekiranya benjolan tak mengalami pembesaran, maka hasilnya negatif. Namun, bila benjolan mengalami pembesaran 5 hingga 9 milimeter dan meradang, maka pasien positif sedang atau pernah terpapar kuman tuberkulosis. 
 

Efek Samping yang Ditimbulkan Tes Mantoux 

Tes Mantoux yang dilakukan untuk mendeteksi paparan kuman tuberkulosis dalam tubuh berpotensi menimbulkan efek samping. Setelah tes dilakukan, maka pasien yang menerima suntikan bisa merasakan gatal di sekitar area suntikan. Pasien juga umumnya merasa sedikit nyeri disertai dengan munculnya benjol kemerahan di sekitar area suntikan. 
 

Kemungkinan Kekeliruan pada Hasil Tes Mantoux 

Tes Mantoux yang dijalankan berpotensi menunjukkan hasil positif palsu dan negatif palsu. Hasil tes yang keliru ini bisa disebabkan oleh beberapa hal tertentu. Daya tahan tubuh yang lemak, infeksi tuberkulosis yang terbilang baru serta sudah sangat lama, menjadi beberapa faktor penyebab kekeliruannya. 
 

Kapan Anda Sebaiknya Melakukan Tes Mantoux? 

Anda sangat direkomendasikan untuk melaksanakan tes Mantoux jika sekiranya memenuhi satu atau bahkan lebih dari beberapa faktor risiko yang ada. Faktor risiko yang dimaksud seperti adanya kontak dengan penderita tuberkulosis aktif atau pun pulang bepergian dari negara dengan kasus tuberkulosis tinggi. 
 
Mudahnya penularan kuman penyebab tuberkulosis membuat Anda yang kontak dengan penderita aktif sangat disarankan untuk melaksanakan tes Mantoux. Tes ini sendiri dilakukan dengan cara menginjeksikan cairan khusus lewat permukaan kulit Anda. Rasa gatal dan nyeri merupakan efek samping tes Mantoux yang menandakan kulit Anda bereaksi pada tes yang dilakukan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenali Fungsi, Prosedur, dan Efek Samping Tes Mantoux"

Posting Komentar