4 Penyebab Gagalnya Pengajuan Klaim Asuransi


Salah satu penyebab seseorang ragu untuk mendaftarkan diri di Perusahaan Asuransi adalah karena sulitnya melakukan klaim asuransi. Tidak sedikit kasus ini terjadi di lapangan, namun terkadang pemilik asuransi atau kerabat yang menangani tidak sadar bahwa penyebab gagalnya klaim adalah karena dari diri sendiri, bukan dari pihak asuransi yang mempersulit klaim tersebut.

Sebenarnya, apa sih pengertian klaim itu? Klaim asuransi merupakan permintaan resmi kepada perusahaan asuransi untuk melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan polis asuransi. Lantas, apa saja penyebab gagalnya seseorang melakukan klaim asuransi? Yuk, simak 4 poin di bawah ini:
  1. Klaim yang diajukan tidak tercantum dalam tanggungan asuransi. Jika Anda membaca polis asuransi, biasanya di dalamnya tercantum beberapa kriteria yang masuk dan tidak termasuk dalam tanggungan asuransi. Misalnya saja, pada asuransi kendaraan, tercantum minimal kerusakan yang dapat ditanggung adalah sekitar 70%, 75% atau 80%. Jika kerusakan kendaraan Anda tidak mencapai persentase yang disepakati, misalnya hanya lecet saja atau bahkan rusak total 100%, maka pihak asuransi tidak dapat menanggung biaya kerusakan tersebut.
  2. Pengajuan klaim tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan. Biasanya, pihak asuransi akan memberikan batas waktu pengurusan klaim. Jika lewat dari batas waktu tersebut, maka klaim dapat ditolak atau gagal. Misalnya, pada klaim asuransi mobil batas waktunya hanya 3 x 24 jam. Maka, Anda harus mengurus klaim dalam batas waktu tersebut. Begitu pula asuransi jiwa. Namun, batas waktu klaim asuransi jiwa biasanya lebih panjang, yaitu sekitar 30-60 hari. Jadi, perhatikan dengan cermat batas-batas waktu tersebut supaya klaim Anda segera diurus oleh pihak asuransi.
  3. Dokumen tidak lengkap. Setiap perusahaan asuransi mempunyai prosedur yang harus diikuti oleh pemilik polis jika ingin melakukan klaim. Dokumen-dokumen yang diperlukan juga harus dilengkapi semua karena jika terlupakan satu dokumen saja, maka dapat terjadi penolakan klaim. Misalnya, harus mencantumkan resume medis, hasil rontgen, dan rincian pembayaran rumah sakit. Begitu pula saat ingin klaim asuransi kendaraan, pemilik polis diwajibkan untuk mencantumkan foto kerusakan kendaraan. So, tetap ikuti prosedur yang sudah ditentukan, ya!
  4. Tidak mencakup wilayah yang dibatasi. Seringkali pemilik polis asuransi kurang teliti dalam membaca poin ini. Bahwa ada cakupan wilayah tertentu yang tidak dapat dijangkau oleh pihak asuransi. Ada asuransi yang cakupan wilayahnya sampai ke seluruh dunia, namun ada juga yang hanya wilayah Indonesia saja. Untuk itu, diperlukan kecermatan untuk membaca keseluruhan isi polis asuransi tersebut supaya bisa terhindar dari penolakan saat mengajukan klaim asuransi.

Klaim asuransi memang sangat bermanfaat bagi pemegang asuransi. Untuk itu, perlu ketelitian saat membaca isi polis supaya Anda tahu apa saja yang dapat ditanggung oleh pihak asuransi. Dari ke-4 poin di atas, apakah Anda sudah menemukan jawaban dari permasalahan Anda?

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "4 Penyebab Gagalnya Pengajuan Klaim Asuransi"

Posting Komentar